Senin, 11 April 2011

Today Was a Fairytale (bagian 2)

"aduh gue sakit perut nih nungguin Chacha, lama amat," Febi ngedumel sambil memegang perutnya, biasalah namanya rada sarap (?) jadi gampang sakit perut.

dia terus memandangi pintu masuk, menunggu Chacha masuk. dia sengaja ga masuk duluan, kasian ntar Chacha nyasar, pikirnya.

'kepada semua penonton, harap segera memasuki gedung utama, acara segera dimulai...' sebuah pengumuman menggema, membuat Febi cengo.

'aduh mampus gue, mampus gue, Chacha kemana sih ah...' batinnya panik sambil loncatloncat ga jelas di depan pintu masuk.

"hey, kok ga masuk?" kata seseorang tiba-tiba dari samping Febi

dengan cueknya si Febi ngomong tanpa liat wajah yang menyapanya, "nunggu temen."

"oh, sama dong,"

"oh,"

"jutek amat?"

"hmm, biasa aja kali,"

"haha, muka gue segitu jeleknya ya sampe-sampe lo ogah ngeliat gue?" candanya sambil tertawa pelan

Febi sebel, 'berani juga nih orang nyindir gue,' pikirnya jengkel, dengan cepat dia memutar kepalanya ke samping dan abrakadabra! langsung cengo dah tuh muka.


"ah.. eh... oh.." Febi menutup mulutnya sambil geleng-geleng kepala, gak percaya.

"haha, kenapa mbak?" tanya cowo super manis itu ramah

"ka...ka...kamu kan?????" pekik Febi histeris sambil menunjuk-nunjuk muka cowo itu.

cowo itu cuma tersenyum manis yang suer buat semua cewe di jagat raya meleleh saking manisnya.

"KAK BISMA SM*SH YAA? YA ALLAH DEMI APA? INI KAKAK YANG ASLI KAN? BUKAN HOAX KAN YAAAA?" tanyanya histeris sambil mengguncang bahu cowo yang disebutnya 'kak bisma' itu.

"haha, apaan deh, iya aku Bisma, personil SM*SH, dan bukan hoax," kata cowo bernama Bisma itu sambil tertawa renyah.

Febi menggeleng-gelengkan kepalanya, sejurus kemudian langsung membungkuk-bungkuk
"kak, maapin aku kak, maap tadi gasopan! maap ya kak, maap," katanya gak jelas

bisma tersenyum simpul, "haha lucu deh kamu, iya gapapa kali, bilang maap-nya cukup sekali," kata Bisma ramah sambil menepuk bahu Febi pelan.

Febi menunduk, mukanya merah buangeet, secara ini cewe kan cinta mati sama Bisma.
"makasi kak,"

"iyaiya, nama kamu siapa?"

"Febi, aku SMASHBLAST tau kak," ucap Febi semangat

"wah makasih ya,"

"e'eh, eh btw kakak nungguin siapa? janganjangan anak sm*sh ya?" tanya Febi penuh selidik

Bisma mengangguk, "iya, Morgan."

mata Febi membesar, "MORGAN? MORGAN HANDI WINATA?"

Bisma mengangguk sambil menahan senyum, "iya, jadi siapa lagi dong,"

Febi nyengir polos,

"Febi nungguin siapa?"

"Chacha,"

"Chacha? itu nama permen kan ya?" *woy, pis cha piss -_-V*

"ih kakak bego deh, itu nama temenkuuu, awas ya ntar aku aduin ke Chacha, dia sadis tau kak, jago berantem!" kata Febi polos yang berhasil membuat Bisma ketawa terbahak.
sementara si Febi cuma cengo, 'ini orang kenapa ketawa ya?' hal itu berkecamuk di otaknya.

maklumlah, orang polos, polosnya kelewatan malah -_-.


***

"eh cowo sinting, gue gamau tau, gue mau keluaaar sekarang jugaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!" teriak Chacha tertahan.

dengan cepat Morgan membungkam mulut cewe manis itu, "ssst diam dong lo!"

"demi Tuhan, jijik gue ada di dalam ruangan gelap, sempit, kotor, kayak begini sama elo!!!!" Chacha memanyunkan bibirnya

"eh diluar itu banyak fans gue, gue bawa lo lari ke gudang ini buat sembunyi, juga buat elo! gue tau lo pasti seneng karna dituduh pacaran sama gue, tapi gue mah ogah!!!" kata Morgan pelan sambil mencubit lengan Chacha.

"adawwww, kurang ajar ya lo, siapa juga yang mau ngaku-ngaku jadi pacar cowo sinting, bego, jelek, sok imut, kayak elo!" balas Chacha sambil menginjak kaki Morgan kuat-kuat.

Morgan kehilangan keseimbangan akibat injakan Chacha, sejara refleks dia terjatuh dan menindih badan Chacha,
dan.. tanpa sengaja bibir Morgan mengenai pipi Chacha!

keduanya diam,
1 detik....
2 detik....
3 detik....

"AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!" teriak keduanya heboh sambil bangkit berdiri,


"eh udah gue duga lo naksir sama gue, makanya lo ciumcium gue, ih najisin lo," kata Chacha heboh sambil mengusap-usap pipinya yang 'dicium' Morgan tadi.

Morgan sendiri mukanya udah berubah jadi merah, kemudian membalas, "seenak jidat lo aja ngomong, gue ga sengaja tau, lo kan yang nyodorin pipi lo ke gue, ihhh,"

"eh gue gamau tau, gue mau keluaaaar!" teriak Chacha panik, "lagian ini konser JB-nya pasti udah mulai dan gue telat gara-gara makhluk aneh kayak lo," lanjutnya sambil membuka pintu gudang dan keluar.

"sialaan!" rutuk Morgan sambil mengikuti Chacha, keluar dari gudang.

***

"apaan sih lo ngikutin gue? lo nge-fans ya sama guee?" sembur Chacha sambil mendelik sinis Morgan yang berjalan tepat disampingnya.

"eh dodol, gue kan mau ke gedung utama, mau nonton juga, lo ke GR-an amat deh, najis!"  Morgan mendahului langkah Chacha.

'cowo sialaaan! kenapa sih gue mesti ketemu artis sok kecakepan kayak nih orang? cih,' batin Chacha sambil mengepalkan tinjunya ke arah punggung Morgan yang berjalan di depannya.

Chacha terus ngedumel di belakang Morgan, mendadak Morgan berhenti dan mengakibatkan cewe dibelakangnya menabrak punggungnya.

"aduh, cewe gilak! punggung gue bukan bantal yang bisa lo serodok seenak lo," ujar Morgan sinis memandang cewe mungil yang sedang meringis kesakitan di atas tanah.

"eeeh! lo sih pake acara berhenti, bantuin gue berdiri! cepeeeet," pinta Chacha judes.

Morgan mengangkat alisnya, kemudian tersenyum jail, "ogaah! bye cewe nyolot," katanya kasar sambil berbalik dan berjalan menjauhi Chacha.

Chacha melotot kaget, kemudian mencak-mencak, "sialaan lo! sialaaaaan, emang cowo gatau etikaa!" semburnya pada Morgan yang semakin menjauh.

saat Chacha masih meringis menunggu sakit di kakinya mereda, sebuah tangan terulur di depan wajahnya,
Chacha kaget, kemudian langsung mendongak menatap wajah malaikat penolong itu,

Cowo itu tersenyum manis, Chacha melongo.

Kamis, 07 April 2011

Come In With The Rain (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩___-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)

I could go back to every laugh
But I don't wanna go there anymore
And I know all the steps up to your door
But I don't wanna go there anymore

Talk to the wind, talk to the sky
Talk to the man with the reasons why
And let me know what you find

I'll leave my window open
'Cause I'm too tired at night to call your name
But just know I'm right here hoping
That you'll come in with the rain

I could stand up and sing you a song
But I don't wanna have to go that far
And I, I've got you down, I know you by heart
And you don't even know where I start

Talk to yourself, talk to the tears
Talk to the man who put you here

And don't wait for the sky to clear

I'll leave my window open
'Cause I'm too tired at night to call your name
Oh, just know I'm right here hoping
That you'll come in with the rain

I've watched you so long
Screamed your name
I don't know what else I can say


But I'll leave my window open
'Cause I'm too tired at night for all these games
Just know I'm right here hoping
That you'll come in with the rain

I could go back to every laugh
But I don't wanna go there anymore